Qonk Laboratory
- Ambigu Visual
- Bandung, Jawa Barat, Indonesia
- you can see some of my gallery in www.qonklab.deviantart.com I am just an ordinary person who tries to enjoy the visual world with a plain. Ordinary enjoy a glass of coffee and OREO as a friend while working on some personal artwork or project ... do not ever put any software to be number one .. because all of the creative process is the same ... I am a person who hates losing .. but not in failure because failure is a process ... No one can steal my dream .. I created the dream through the dreams of my own ... BIG FUN ^ ^ curiosity, dreamers, compulsive, intuitive ... not a quitter .. it is me.
Selasa, 20 September 2011
Jumat, 05 Agustus 2011
Cat beat the main object
It's my cat (Kubil)...
and that Barong - Bali (sketch)...
I made this sketch in 25 minutes...
I really love the culture of Bali...and cats...
Where do you see as the main object ? My sketch or Kubil? ^ ,^a Read More..
and that Barong - Bali (sketch)...
I made this sketch in 25 minutes...
I really love the culture of Bali...and cats...
Where do you see as the main object ? My sketch or Kubil? ^ ,^a Read More..
Selasa, 02 Agustus 2011
Vegan WAR!
Sketsa yang dibuat untuk project ARyoumiracle..
Temanya (Vegan) "Flesh is flesh Meat is Murder"
Apa itu vegan? Vegan itu adalah salah satu tingkatan dari vegetarian.
Vegetarian itu sendiri ada 4 tingkatan: Vegan, veggie, ovo dan lacto.
Orang-orang Vegan sendiri tidak memakan daging termasuk susu..
Read More..
Apa itu vegan? Vegan itu adalah salah satu tingkatan dari vegetarian.
Vegetarian itu sendiri ada 4 tingkatan: Vegan, veggie, ovo dan lacto.
Orang-orang Vegan sendiri tidak memakan daging termasuk susu..
Label:
my artwork
Sketches_Header
Visual Sketch:
10 menit_ Iseng-iseng buat sketsa...untuk ganti header ambigu visual
Tools:
Pensil H + Drawing pen
Supplement:
coffee + Oreo
Read More..
10 menit_ Iseng-iseng buat sketsa...untuk ganti header ambigu visual
Tools:
Pensil H + Drawing pen
Supplement:
coffee + Oreo
Label:
my artwork
Senin, 16 Mei 2011
Tutorial_Digital Coloring: "Me and Ireng"
Ini adalah salah satu tehnik digital coloring sederhana yang banyak gw gunakan dalam membuat artwork. Banyak tehnik yang bisa kita gunakan dalam membuat karya digital coloring. Biasanya, Digital coloring identik dengan unsur lineart dan pewarnaan digital. Tehnik ini biasanya banyak digunakan dalam proses pewarnaan pada komik atau Graphic Novel dll. Namun kini tehnik digital coloring terus berkembang luas dan menjadi tehnik yang lugas untuk digunakan dalam pembuatan artwork sesuai kebutuhan Artisnya dan tentunya dengan style yang beragam. Dalam penjelasan kali ini gw akan menjelaskan proses pembuatan karya digital coloring “Me and Ireng” dengan bantuan program Adobe Photoshop. Seperti biasa siapkan kopi dan cemilannya ^ ^ setelah itu baru kita bahas tutorial kali ini dengan bahasa yang ringan.
Read More..
Label:
Tutorial
Minggu, 17 April 2011
Bite System
Ketika sumbu sudah tidak ada untuk meledakan sebuah ide dalam pikiran…sedangkan waktu terus berjalan membunuh kita dalam proses deadline…dan ide tetap saja tidak keluar…maka coba gunakan metode Bite System. John NewComb dalam bukunya “The Book of Graphic Problem Solving” membahas metode olah kreatif untuk mendapatkan sangat banyak kemungkinan ide-ide kreatif yang disebutnya dengan “Bite System”. Pada dasarnya kita akan mengurai brief menjadi sebanyak mungkin sub-statement verbal baru kemudian divisualisasi, diseleksi dan dicantumi kata (verbal). Secara sederhana kita akan memulai membedah pesan sedetail mungkin menjadi sebuah output visual dan verbal yang komunikatif tapi uniknya disini kita akan melalui tahapan awal dengan merinci satu persatu pesan dengan tulisan.
![]() |
The Book of Graphic Problem-Solving (John Newcomb.R.R Bowker Company, 1984) |
Kita perlu merincinya satu persatu masalah secara bertahap. Mengapa? Hal ini dilakukan ibarat sebuah bongkahan pesan. Dikunyah sedikit demi sedikit agar desainer memahami betul esensi dari pesan dan bisa mengolah atau mencari solusi visualnya secara tersusun dan jelas. Jika biasanya desainer menggunakan metode 5W+1H ( who, what, where, why and how), untuk mengupas masalah secara mendalam dalam Bite System digunakan enam 6 pertanyaan sebagai kuncinya yang diarahkan kepada pesan verbal yang ada, baik itu judul artikel, slogan iklan atau pertanyaan umum lainnya. Semuanya dilakukan dengan menulisnya satu-persatu rincian terhadap masalah yang akan kita gali, hal ini penting sebab dari setiap kata dapat membuka jalan kepada gagasan visual. Jadi apabila kita menemui kebuntuan dalam mencari kata kunci dalam peroses pengolahan ide segera coba menjelajah dengan menulis.
1. Nature
Apakah sifat dasar dari subyeknya? Di sini kamu harus dapat penjelasan yang rinci. Bayangkan seperti menjelaskan Pizza kepada alien, kita harus merinci semuanya; dari wujudnya, bentuk, tekstur, warna, ingredients, hingga ke rasa sampa ke hal-hal sepele harus kita rinci ulang.
2. Source
Dari mana datangnya subyek ini? Siapa atau apa yang mendatangkannya? Siapa atau apa yang menyebabkannya? Perorangan, perusahaan? Dilahirkan atau terjadi akibat peristiwa tertentu pokoknya rinci secara mendalam segala bentuk yang berhubungan dengan “source” ini.
3. How Delivered
Bagaimana cara datangnya? Lewat pos? Dihantarkan? Ditumbuhkan? Dengan perintah atau permintaan? Dan dari arah mana datangnya? Langit,tanah? Mendadak atau diam-diam?
4. Size
Berapa besar ruang yang diperlukan untuk subyek tersebut? Pertanyaan ini meliputi ukuran fisik dan ukuran emosional; kerdil atau raksasa? Memenuhi pikiran atau hal remeh?
5. Weight
Berapa beratnya? Baik secara fisik maupun mental, perlu pakai katrol atau seringan bulu? Membebani pikiran atau mudah dilupakan?
6. Why Given
Menurut kebutuhan pokok manusia, kenapa subyek tersebut perlu diberikan? Apa timbal balik yang diharapkan? Siapa yang diuntungkan? Dijual atau hibah?
Keunikan dari metode ini adalah kecerdasan kita akan mengukur secara otomatis tanpa tersumbat oleh rasa panik atau bingung, pikiran kita akan terus berjalan merinci satu-persatu kata, tidak berhenti menatap kertas yang kosong melompong…dari hasil rincian tersebut kita akan merincinya lagi menjadi kupasan dari apa yang telah kita tulis kata perkata menjadi pemahaman yang lebih utuh dari pesan yang ada. Cari keterkaitan subyek kata yang bisa kita tarik menjadi kesimpulan menggunakan bahasa atau kata dengan gaya bahasa kita sendiri. Hasil-hasilnya disebut Source Statements.
SAATNYA BERMAIN
Langkah selanjutnya adalah bersenang-senang. Kita akan bermain-main dengan kalimat-kalimat source statements. Hasil dari permainan bahasa ini disebut substatement. Dari sinilah kita akan memperoleh gagasan-gasasan visual.
Word Games
Kata-kata kunci dari source statements dicari gantinya atau persamaannya. Bisa juga bermain dengan lawan kata, kiasan, maupun makna ganda. Seringkali istilah pengganti membuka makna-makna baru yang tadinya tidak kelihatan pada pernyataan awal.
Phrase Games
Disini kita mengolah source statements dengan memanfaatkan pepatah, pantun, atau kalimat-kalimat ‘adat’ yang umum di khalayak.
Fact Games
Bermain memutar balikan fakta dari source statements, pernyataan awal dijelajahi makna yang sebaliknya, dicari sisi ironinya. Terkadang ironi dapat memperkuat pesan.
Contoh:
“Famous Amos Cookies”
Pernyataan Klien:
Famous Amos has the best chocolate chip cookie ever made
1. NATURE
Best. Karena rasanya enak, karena empuk dan renyah, karena kapan saja dimakan enak, karena lebih banyak butir cokelatnya, enak banget bisa bikin ketagihan.
Chocolate chip cookie. Ukuran kecil diameter 5 cm, bahan dari terigu, gula, telur, butter, dan garam; ditambah kepingan cokelat. Cokelat terbuat dari cacao dari Amerika Selatan. Kue ini bentuknya bulat, tepinya kasar, warna cokelat keemasan, benjol-benjol karena kepingan cokelatnya. Paling enak dimakan begitu baru jadi. Jika dibiarkan terjemur akan mengeras.
Ever. Menurut Famous Amos, kue mereka sudah dibuat sejak 1929. Tertua menurut catatan sejarah.
Made. Kue ini dibuat secara special, dari mulai pemilihan bahan, cara meramu, lama pembakaran, hingga ke cara membungkusnya.
2. SOURCE
Kue ini berasal dari pabrik Famous Amos, di Massachusetts.
3. HOW DELIVERED
Biasanya dikirim pakai truck. Diangkut secara hati-hati dari beberapa pabrik cabang, ke toko terdekat, untuk menjaga kesegaran
4. SIZE
Secara fisik, cukup kecil, mudah dipegang. Secara mental bisa menguasai pikiran konsumen, kalu sudah mencoba.
5. WEIGHT
Ringan secara fisik. Tapi secara mental mempunyai bobot daya tarik yang besar. Sehingga kalau sudah makan, susah berhenti.
6. WHY GIVEN
Orang makan ini untuk cari enak, atau untuk cemilan pengganjal rasa lapar. Bisa juga kue ini dijadikan hadiah. Atau jadi hidangan pencuci mulut
Dari membongkar pernyataan klien, diperoleh 5 source statements:
- Famous Amos Cookies have always been the best.
- The cookies are always fresh and chewy.
- You can-and should-take them anywhere.
- Famous Amos Cookies are addictive.
- Famous Amos Cookies are work of art.
Dari 5 source statements, kita lakukan proses permainan bahasa:
1. Famous Amos cookies have always been the best.
Word Games:
- Famous Amos Cookies have been the best throughout history.
- Famous Amos Cookies have had a great record in the past
- Famous Amos Cookies have kept high standards.
Phrase Games:
- Famous Amos Cookies has always been number one.
- Famous Amos Cookies-always on top
- Famous Amos Cookies, the superstar of chocolate chip cookies.
Fact Games:
- You don’t want a Famous Amos Cookies – if you have no taste.
2. The cookies are always fresh and chewy.
Word Games:
- The cookies are always ready for you.
- The cookies are always soft.
- The cookies seem as though they’ re just out of the oven.
Phrase Games:
- These cookies are not so tough.
Fact Games:
- These cookies are rarely fresh.
- Though cookie!
3. You can-and should-take them anywhere.
Word Games:
- You can them skydiving, skiing, roller skating, to the opera, etc.
- Never get caught without your cookie.
Phrase Games:
- Have cookie will travel.
- There’s a Famous Amos Cookies for every occasion.
Fact Games:
- Famous Amos Cookies are so good they should be kept at home.
- You can never keep Famous Amos Cookies in the house.
4. Famous Amos Cookies are addictive.
Word Games:
- You can’t stop eating Famous Amos Cookies.
- One Famous Amos Cookies leads to another – and another.
- You must keep eating Famous Amos Cookies.
- You could get carried away eating Famous Amos Cookies.
- Once you have one, you can’t live without them.
Phrase Games:
- You may have a (cookie) monkey on your back.
Fact Games:
- Who needs another cookie – even a great one?
- A cookie is the last thing need.
5. Famous Amos Cookies are work of art.
Word Games:
- Famous Amos Cookies the masterpiece cookie.
- The Famous Amos Cookies: eight wonder of the world.
- Man’s greatest work: the wheel, the printing press, and the Famous Amos Cookies.
Phrase Games:
- A Famous Amos Cookies is one of a kind.
- Famous Amos Cookies, the Picasso of cookies.
Fact Games:
- It’s just a humble cookie.
- It’s only a chocolate chip cookie-and the Alps are only the mountains.
Read More..
Label:
Artikel
Sabtu, 09 April 2011
Graphic Novel
Apa sih sebenarnya Graphic Novel itu? Sebenarnya novel grafis dan komik tidak ada bedanya hanya saja bobot maupun panjang ceritanya merunut novel. Namun belakangan banyak penerbit yang menggunakan istilah ini semata-mata untuk mendongkrak sales komik-komik mereka. Novel grafis yang tengah hangat di Indonesia, “The White Lama” karya Jodorowsky dan Bess, terbitan Humanoids/Gramedia Pustaka Utama (GPU); dan Buddha” karya Osamu Tezuka terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Novel grafis umumnya ditujukan bagi pembaca dewasa. Jadi tidak benar komik cuma bacaan untuk anak-anak. Yang benar anak-anak memang senang dan lebih mudah membaca gambar. Tapi sejak dulu yang namanya komik sudah terbagi dalam beberapa segmen. Seiring dengan berkembangnya waktu dan perkembangan komik itu sendiri, komik dan pengertian harfiahnya (lucu dan jenaka) menjadi semakin kurang tepat. Komik-komik yang terbit mulai bervariasi dari segi jenis maupun gayanya dan target audiencenya. Seperti film yang dapat merambah berbagai genre dan jenis cerita, komik pun semakin lama semakin mencari karakter dan jenis cerita baru untuk dikembangkan.
Pembaca komik mulai mencari angin segar dalam bentuk variasi di dalam komik baik gaya gambar atau pun gaya dan variasi cerita. Salah satu gerakan komik yang lahir adalah yang disebut Underground Comic pada tahun 1960. Underground Comic adalah komik-komik yang dibuat untuk dewasa, biasanya memiliki kualitas gambar yang kurang bahkan buruk dan memiliki unsur-unsur utama yaitu, kekerasan, pembantaian dan biasanya terdapat unsur sex atau pornografi.
Keinginan untuk mencari hal baru dalam komik ini terus meningkat hingga tahun 1974 lahir majalah Comix International. Majalah ini merupakan majalah yang memuat kisah-kisah dari Richard Corben dan bertemakan horor. Kemudian disusul oleh majalah Heavy Metal pada tahun 1977. Heavy Metal menyebut dirinya sebagai adult illustrated fantasy magazine, yang sesuai dengan sebutannya itu. Tema dasar dari komik-komik dalam majalah ini adalah kekerasan, sex dan fantasi. Berbeda dengan undergroun, komik-komik dalam Heavy Metal memiliki kualitas gambar yang baik dan memiliki nama-nama komikus terkenal yang berkarya di dalamnya seperti, Moebius, Arthur Suydam, Peter Kuper, George Pratt dan Rick Geary. Kesuksesan Heavy Metal bahkan membawa penerbit-penerbit ulung untuk mengikuti jejaknya, seperti Marvel comics yang pada tahun 1980 menerbitkan epis Illustrated yang memiliki formula yang sama dengan Heavy Metal dan dalam waktu yang singkat menjadi saingan terberatnya.
Perkembangan komik terus berjalan hingga tahun 1990-an, semakin banyak bermunculan komik-komik dengan kisah –kisah serius yang sangat jauh dari devinisi komik yang sebenarnya. Seperti kisah detektif, militerisme, sains fiksi, satir, fantasi hingga bahkan kisah horor. Perkembangan dan lahirnya gelombang baru dalam komik terutama bisa dikatakan mulai terjadi pada tahun 1981, dimana terbitlah Nexus, karya Mike Baron yang mengisahkan mengenai seorang superhero yang mengeksekusi ditempat para pembuhuh dan kriminal lainnya. Sebagaimana Art Spiegelmann, yang menyebutkan komiknya dengan sebutan commix, dimana ia menggunakan istilah mix sebagai unsur yang menjelaskan karakter komik tersebut yang merupakan campuran jenis gaya penggambaran, cerita dan target audience yang berbeda, Will Eisner (1992) membuat suatu istilah baru yang disebut Graphic Novel atau Novel Gambar.
Istilah Graphic Novel ini kemudian sering digunakan pada berbagai komik, khususnya pada komik –komik yang memiliki tujuan khusus, memiliki gaya penceritaan yang berat, atau memiliki hal unik yang ingin ditonjolkan dalam segi visualnya sendiri. Contoh beberapa Graphic Novel antara lain, V for vendetta, Batman, Dark Knight Return (DC Comics), Arkham Asylum (DC Comics), Marvels (Marvel Comics) dan Sin City karya Frank Miller. Graphic Novel biasanya memiliki keunikan dalam gayanya, baik dalam susunan panel, gaya pewarnaan hingga khususnya penceritaan. Hal ini menyebabkan istilah graphic novel memiliki kesan lebih berseni atau lebih serius dibandingkan istilah komik walaupun sebenarnya graphic novel sendiri masuk kedalam kategori komik. Graphic novels memang ditujukan untuk komik-komik yang memiliki muatan berbeda dan lebih dalam serta merupakan literatur penggabungan karya tulis dan karya seni rupa.
Tulisan ini saya buat dan saya kumpulkan saat mencoba membuat buku graphic novel tentang streetball di Indonesia khususnya di kota Bandung...Saat itu masih sangat awam buat saya sendiri apa itu Graphic Novel sampai akhirnya saya menelusuri berbagai literatur untuk mempelajari tentang salah satu karya grafis ini..pembuatan Graphic Novel tentang Streetballnya sendiri sampai sekarang tidak pernah rampung hehe ^ ^” tapi setidaknya..semoga tulisan saya ini menambah pengetahuan tentang apa itu Graphic Novel.
Read More..
Rabu, 23 Maret 2011
Kalibrasi Monitor dengan QuickGamma
Pernah ngalamin masalah dengan kualitas warna saat mendesain ga? Misalnya warna pada desain yang kita buat itu udah sesuai dengan apa yang kita lihat di monitor, tapi setelah dicetak ternyata hasilnya ko beda...WRRRRGG! pasti bikin jengkel karna kita harus menyeting ulang warna-warna pada desain tersebut...eitt tunggu dulu! Mungkin penyebabnya salah settingan warna antara RBG dan CMYK atau mungkin hal ini disebabkan juga oleh monitor kita yang belum kita setting sehingga warnanya tidak sesuai dengan hasil cetakan. Kalau sudah seperti ini kalian butuh meng-kalibrasi monitor terlebih dahulu...
Fungsi kalibrasi ini kurang lebih untuk mendapatkan konsistensi warna pada monitor yang dibutuhkan pada tahapan konseptual sampai tahapan produksi. Agar tidak terjadi color cast (kemerahan, kehijauan atau kekuningan), menentukan color space dan karakteristik tiap monitor dan menjaga monitor agar tetap konsisten dengan cara mengontrol kondisi monitor dan memperbaiki deviasi yang ada.
Monitor memiliki setting color temperature , gamma, brightness dan contrass yang berbeda. Dari Jenis monitor (LCD/CRT) memiliki spesifikasi yang berbeda, hal inilah yang menuntut perlunya kalibrasi monitor. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kualitas warna yang dihasilkan oleh cahaya monitor, antara lain: letak monitor yang terlau dekat dengan sumber cahaya, sumber penerangan pada ruangan tersebut, aliran litrik yang kurang stabil, atau kondisi fisik dari monitor tersebut.
Fungsi monitor dimata desainer grafis merupakan alat kerja yang sangat penting harganya ibarat senjata yang dibutuhkan prajurit di medan perang. Alat ini mau tidak mau menjadi alat pokok yang sering digunakan untuk memvisualisasikan maupun membuat art work. Untuk melakukan kalibrasi ini bisa dilakukan dengan bantuan Adobe Gamma atau menggunakan software kalibrasi. Beberapa diantaranya banyak tersedia di internet dengan harga yang lumayan mahal. Gw sendiri selama ini menggunakan software gratisan “QuickGamma” karna cara penggunaannya yang sangat mudah dan fungsinya yang sangat membantu. Terlebih saat gw bekerja menggunakan. Memang kelemahan laptop tuh terletak di akurasi warna pada layarnya yang rendah. Kita hanya bisa mengatur nilai brightness dan contrassnya saja. Dan itu pun masih kurang untuk dijadikan tolak ukur kalibrasi yang bagus pada layar laptopnya T_T ... cukup sedih-sedihannya! Dengan bantuan software "QuickGamma" kita bisa mengatasi masalah tersebut ^ , ^ V fun....
QuickGamma salah satu software Freeware untuk mengkalibrasi monitor pada OS Windows |
Sebenarnya ada alat khusus untuk mensetting dan mendeteksi akurasi warna pada layar monitor yang diletakkan tepat didepan monitor kita. Tapi harga alatnya itu mahal banget. Dengan software “QuickGamma” ini kalibrasi bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan lebih murah. Dulu untuk percobaan kalibrasi ini gw membuat eksperimen dengan membuat sample cetakan. Lalu hasil cetakan itu gw jadiin panduan buat mengatur nilai red, green dan blue pada monitor dengan bantuan software “QuickGamma” ini. Setelah warna dimonitor sesuai dengan hasil cetakan tersebut, gw set nilai gammanya sebagai default warna yang sudah terkalibrasi jika bekerja dengan laptop, begitu juga settingan di monitor pc yang gw setting dengan cara yang sama. Caranya tinggal mencentang bagian "Run QuickGammaLoader at Windows Startup".
Kita hanya tinggal mengubah Nilai Gammanya saja, biasanya defaultnya 2,1 |
Walaupun cara ini ga bisa dibilang sempurna setidaknya sangat membantu mengkalibrasi monitor gw dengan cara yang lebih mudah dan murah, sebab kita hanya mengubah nilai gamma red,green dan bluenya sajah dan warna pada monitor akan berubah dengan sendirinya mengikuti settingan yang kita buat.Dan hasilnya ga mengecewakan juga ko..Silahkan mencobanya ^ ^ fun.
Label:
Tutorial
Minggu, 20 Maret 2011
Tutorial_Digital Painting : “Negeri di atas awan”
Karya ini saya buat sekitar bulan November 2009 saat saya benar-benar terkapar sakit selama sebulan full...waktu itu saya didiagnosa kena gejala sakit demam berdarah oleh dokter..Fuh ^ ^” pala nyat-nyit-nyut pusing...persendian sakit..susah makan gara-gara mual..mata berat...hasilnya cuma bisa tidur-tiduran di kasur...sambil rutin minum obat..4 hari setelah sakit mulai ga bisa diem...kembali extream beraktifitas terus efeknya 2 hari kemudian sakit lagi.. T_T sialll...akhirnya pergi kedokter lagi...terus dibuatin racikan ajaib biar bisa terbang (*ngayal) ga lah!...Cuma racun berlabel obat ajah..fuhh akhirnya kembali menjalani penyiksaan dengan resep baru yang tambah banyak varian obatnya...Ceritanya 4hari kemudian sembuh lagi...Taraaaa...Manusia super kembali beraksi...saking ngeyelnya 2 hari setelah sembuh saya mengajak pacar saya joging di pelataran Sabuga ITB Bandung, kuat 11x puteran..hasilnya besoknya sakit lagi...Huahahahaha...waktu itu sengaja ga kedokter, pura-pura kuat padahal takut dikasih racun berlabel obat lagi...dipaksain cuma istirahat dikamar sambil tidur-tiduran seperti biasa...tapi badan mendadak panas (*salah satu efek pemanasan global) bukan! Kepala melayang-layang ga sadar saking panasnya temperatur badan..dua hari dibiarin dirawat sendiri akhirnya manusia super kaya saya menyerah juga...menerima siksaan dari dokter ketiga..sampe saat itu udah 3 dokter berbeda yang saya datengin buat silahturahmi (*berobat). Yang saya inget dokternya geleng-geleng kepala liat tingkah sama dengar cerita saya sebelumnya...dokternya ngerujuk saya buat dirawat inap saja (*owh tidak bakal ada penyiksaan masal oleh dokter!) saya sih iya-iya ajah padahal 100% dibelakangnya menolak mentah-mentah...ga kuat liat orang-orang disekitar bebas bergerak, bebas beraktifitas sedangkan saya selama ini hanya terbaring lemah dikasur, yang jelas udah mirip orang gagal mati gara-gara harakiri pake pensil. Kepala sakit banget pusingnya ga jelas..dateng tiba-tiba kaya ada beban dikepala yang terus berakar..rasanya pengen nyabut tuh beban dikepala...Sampai saat itu buat beraktivitas cuma mengandalkan imajinasi jalan-jalan di awan...sampai ada kesempatan, lalu saya ambil buku sketsa dan membuat sketsa negeri diatas awan ini yang menggambarkan perasaan saya yang terbebani sakit yang amat-teramat sakit di bagian kepala yang saya ibaratkan seperti tanduk yang ingin saya cabut..Ingin bebas dengan kebebasan tanpa koma seperti kupu-kupu...tapi hanya bisa terdiam menjalani penderitaan ini T_T cerita saya tentang sakit saya ini...setelah 4 hari minum obat dari dokter ketiga saya sembuh tapi 3 hari setelahnya saya sakit lagi... T_T datang kedokter ke-4 dengan tambahan pemeriksaan tes darah dengan 4 kali pengambilan darah....dan akhirnya saya belajar dari kesalahan sampe penyiksaan itu berlalu dengan kesembuhan tanpa harus dirawat di rumah sakit..dan saatnya saya katakan..SEMPURNA!
Begitu ceritanya awal-mula saya membuat karya ini...kira-kira konsepnya ya’ seperti itulah..setelah mulai sembuh saya melanjutkan pengerjaanya dengan proses digital...disini saya ingin berbagi ilmu bagaimana langkah-langkah yang saya kerjakan dalam membuat karya ini...
01. Inspirasi
Saya mencoba memikirkan perancangan konsep dalam gambar ini sesuai dengan apa yang saya alami...kemudian saya mencari sedikit sumber referensi gambar yang saya butuhkan untuk membantu proses sketsa. Setelah googling sebentar dalam keadaan masih sakit saya dapatkan gambar kucing yang pas buat saya olah dalam sketsa.
02. Sketsa
Tools yang saya gunakan dalam membuat sketsa ini: Sketch book, pensil mekanik, pensil 2b, penghapus dan drawing pen.
03. Scan
Proses selanjutnya adalah scanning..agar lebih terlihat jelas saya atur setingannya di photoshop menggunakan Desaturate (Shift+Ctrl+U) agar kondisi sketsa saya benar-benar dalam keadaan hitam putih dilanjutkan dengan memainkan nilai Level (Ctrl+L) dengan menggeserkan segitiga paling kanan kearah tengah membantu menghilangkan bercak-bercak dalam sketsa dan jadinya akan lebih bersih. Dan memainkan segitiga paling kiri kearah tengah akan membantu meningkatkan warna hitam yang lebih pekat. Setelah saya tambahkan sedikit goresan digital hasilnya seperti ini.
04. Proses Digital
Proses Selanjutnya adalah pengolahan lebih lanjut dari sketsa yang telah dibuat..dengan tehnik digital...saya menggunakan software Photoshop untuk proses digital painting dan editing. Hasil sket sebelumnya menjadi panduan agar proses painting lebih mudah...mirip proses tracing tapi ini lebih banyak menggunakan brush secara manual. Karna banyak menggunakan brush saya menggunakan bantuan tablet ehmm waktu itu masih belum punya Wacom jadi masih pake tablet merek Genius..is ok yang penting hasil akhirnya..seting terlebih dahulu brush options (shortcut: F5) setingan ini bisa gunakan pada semua merek tablet. Setelah Brush Options terbuka pilih “Brush Tip Shape” dan pilih type brush: “Hard Round”. Kamu bisa mengubah nilai spacing mulai dari 1% - 1000% semakin kecil nilainya maka akan semakin rapat hasil goresan pada brush.
Lalu centang pada bagian “Shape Dynamics” lalu ubah setingannya seperti dibawah ini.
Centang Juga bagian “Other Dynamics” dan pastikan Opacity Jitter dan Flow Jitter diangka 0% dan kedua control di mode: “pen pressure”. Akan muncul tanda seru (!) jika kamu tidak memasang kabel tablet dengan benar atau komputer belum terinstall driver tablet.
Setelah semua setingan brush selesai kalian bisa aktifkan tanda kunci (gembok) pada brush options tadi agar setingan tidak berubah. Jika setingan kalian sudah benar mulai olah painting dengan brush...gunakan sketsa yang dibuat untuk panduannya. Ubah saja blend modenya:multiply atau mengecilkan nilai opacitynya. Saya bekerja dibidang artwork dengan ukuran 3517x4851 pixel. Untuk awal biarkan saja terlihat aneh..tugas awal kita adalah membentuk pola dan warna dasar saja. Dan pastikan setiap bentuk dibuat dalam folder atau layer yang berbeda untuk mempermudah pengeditan jika terjadi kesalahan.
Langkah selanjutkan, dengan cara yang sama mulai beri sedikit goresan yang mempertajam hasil painting. Beri sedikit shadow (kabut dan awan) pada bagian background tambahkan juga sedikit detail pada bagian pohon..lakukan sedikit demi sedikit.
Setelah itu, saya memberikan tambahan detail pada rumput dan menyelesaikan painting pada bagian pohon dengan memberi shadow yang pekat.
Jika diperbesar kalian bisa melihat detail pada pohon seperti ini.
Tambahkan kupu-kupu seperti pada sketsa yang saya buat sebelumnya. Saya akan merinci tahapan pada pembuatan kupu-kupu dengan tehnik digital painting. Langkah-langkahnya mirip seperti saat kita menggambar manual, tetap gunakan setingan brush seperti yang sudah saya jelaskan diawal.
Langkah pertama yang paling penting adalah membuat bentuk dan warna dasar.
Langkah Kedua: tambahkan bayangan gelap pada bagian-bagian tertentu di bagian sayap gunakan brush dengan warna gelap. Perhatikan juga sayap bagian belakang yang akan tampak gelap karna posisinya ada dibelakang sayap depan.
Masih dengan warna gelap tambahkan detail pada bagian sayap dan shadow yang lebih tajam. Saya menambahkan light berwarna ungu pada bagian sayap depan di layer yang baru dan mengubah blend modenya: color.
Tambahkan cahaya dan detail yang berwarna putih pada bagian sayap kupu-kupu..gunakan blend modenya normal. Gunakan Pen Tool (short cut: P) untuk membentuk bagian badan dan garis selir seperti terlihar pada gambar dibawah ini, pastikan warna foreground yang dipilih adalah putih. Pastikan juga path yang dibentuk oleh Pen Tool saling menutup (path awal dan path akhir saling bertemu) kemudian klik kanan dan pilih “Fill Path” lalu klik ok.
Duplikat bagian-bagian utama seperti sayap, badan dan garis-garis selir letakan pada layer paling bawah dan ubah menjadi blur dengan cara. Pilih Filter>Blur>Gaussian Blur..ubah saja nilainya sesuai kebutuhan..dan terakhir letakan bagian blur tadi sesuai komposisi.
Tambahkan spark dibawah sayap, saya membuatnya secara manual dengan percikan brush yang mengumpul satu persatu lalu saya menambahkan “Outer Glow” dan ubah blend modenya jadi “Color Dodge”. Technique: Softer dan size yang saya gunakan adalah 7px. Untuk bagian garis yang tersusun dari titik-titik itu saya menggukan bantuan Pen Tool. Tapi sebelumnya masuk dulu ke brush option (F5) pilih brush Tip shape lalu atur nilai spacingnya jadi 150% - 250% lalu keluar. Pilih size brush diangka kecil. Pilih pen tool lalu buat garis dengan 2 path saja (ujung dan ujung) bentuk alurnya kemudian klik kanan dan pilih “Stroke Path” ubah modenya jadi Brush lalu centang “Simulate Pressure. Tekan Ok.
Saya membuatnya jadi lebih didramatisir dengan menambahkan detail warna kelam pada bagian background (awan, kabut dan rumput).
Tambahkan ilustrasi kucing bertanduk dengan bantuan painting sama seperti proses sebelumnya. Step 1: buat bentuk dasar kucing dengan bantuan brush. Gunakan warna dasar yang sederhana.
Step 2: buat painting dasar bulu-bulu kucing menggunakan brush hingga terlihat polanya seperti dibawah ini.
Untuk bulu, setingan brush yang saya gunakan seperti ini.
Step 3: beri shadow pada bagian-bagian tertentu (tanduk, bulu dan mata).
Step 4: tahap terakhir adalah memberikan detail pada bulu dan tanduk. Tambahkan warna-warna lembut pada bagian bulu dan tambahkan juga bulu putih pada bagian dada kucing. Untuk bagian tanduk tambahkan lighting putih di bagian terluar atas tanduk.
Hasil akhirnya bisa dilihat penampakan dari painting kucing yang selesai dibuat dibawah ini. ^ ,^ v
Setelah semua bentuk selesai di painting. Proses selanjutnya hanya tinggal menambahkan koreksi pada keseluruhan objek. Saya menambahkan kabut putih yang cukup tebal dari sebelumnya, memberikan shadow pada rumput bagian atas, dan menambahkan efek cahaya pada bagian belakang..tepatnya ada dibawah kaki bukit bagian belakang..pada bagian ini saya menggunakan “Brush: Soft Round” lalu pada Blend Mode layernya saya ubah jadi “Overlay”. Hasilnya akan tampak seperti dibawah ini.
Saya menambahkan lagi spark pada bagian kabut. Buat folder baru ubah blend modenya: Screen. Tambahkan layer baru di dalamnya dan buat spark satu persatu dengan brush default warna putih. Lalu tambahkan “Outer Glow” dengan warna pink gelap, set Blend Mode: Normal. Technique: Softer dengan nilai Spread:1% dan size:10px. Jika sudah tekan Ok.
Tidak puas sampe disini saya melanjutkan prosesnya menuju color correction. Saya lakukan dengan 3 langkah seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Step 1: Buat layer baru ubah blend mode: color. Secara penuh saya memberi warna pink pada layer ini.
Step 2: Saya tambahkan proses selanjutkan dengan membuat layer baru lagi dan mengubah blend mode: color . Buat warna gradasi biru tua mulai dari tengah ke arah bawah.
Step 3: Dengan layer baru lagi saya menambahkan warna kuning # fff899 full dan saya letakkan layernya paling atas diantara step-step sebelumnya. Blend Mode: Multiply
Heiho ^ ^ setelah lelah mengerjakan karya ini akhirnya jadi juga! Sebagai sentuhan akhir, saya menambahkan logo saya pada bagian atas kanan...dan Taraaaaaaa! ini dia Negeri di atas awan versi saya.... ^ ^
Mampir juga ke Gallery saya:
Catatan:
Kalian bisa membuat langkahnya dari awal dengan menggunakan warna-warna desaturate lalu kemudian proses akhirnya tinggal ditambahkan koreksi warna seperti langkah-langkah di atas. Dan sketsa yang dibuat di awal bisa dihilangkan atau kalian juga bisa membuatnya langsung tanpa bantuan sketsa manual seperti yang saya lakukan..berhubung dulu belum punya wacom jadi saya buat secara manual terlebih dahulu > < Cmiiiw.
Read More..
Label:
Tutorial
Langganan:
Postingan (Atom)


































































